Benarkah Nikah Muda Sangat Mungkin Menyebabkan Perceraian?


Pasangan yang menikah pada usia muda rentan mengalami perceraian. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkannya. Ini ulasannya.

Idealnya, pernikahan dilakukan sekali seumur hidup. Itulah sebabnya, memilih pasangan hidup yang tepat sangat penting. Pasangan yang tepat tidak berarti harus sempurna. Namun, sebuah pernikahan akan dapat bertahan hanya apabila seseorang bisa menerima ketidaksempurnaan pasangannya.


Untuk menyikapi ketidaksempurnaan dalam suatu relasi dibutuhkan kedewasaan. Kedewasaan memang sering kali tidak ada hubungannya dengan usia. Namun, ketika usia bertambah, seseorang seharusnya semakin dewasa dan kualitasnya lebih matang.




KONDISI PERNIKAHAN JIKA PASANGAN TIDAK DEWASA
Sebuah pernikahan dapat menjadi surga, dapat juga menjadi sebaliknya. Hal ini tergantung pada bagaimana pasangan menjaga pernikahan tersebut. Hal-hal yang sering kali memicu konflik adalah sikap kekanak-kanakan pasangan. Masalah yang kecil tidak segera diselesaikan dengan baik, tetapi dibiarkan hingga menjadi besar.


Pasangan yang tidak dewasa juga biasanya mengambil keputusan-keputusan yang tidak tepat. Bahkan, keputusan tersebut cenderung berdasarkan kebutuhan diri sendiri, bukan kebutuhan bersama. Sikap egoisme seperti ini adalah bibit konflik dalam sebuah hubungan. Jika tidak segera dipupus, egoisme dapat memicu perceraian.


Kedewasaan timbul melalui proses. Ada juga pasangan muda yang dapat bertahan melewati badai pernikahan karena berhasil melewati proses yang berat. Namun, proses hanya membuahkan hasil apabila masing-masing berkomitmen untuk melakukan itu.




APAKAH PENGHASILAN CUKUP?
Anak-anak muda zaman sekarang memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan penghasilan. Teknologi yang semakin berkembang tak bisa dimungkiri telah menciptakan banyak peluang. Orang-orang yang cerdas akan menangkap peluang tersebut untuk memperbaiki kualitas hidupnya.


Akan tetapi, ada pula di antaranya yang belum dapat mandiri secara finansial. Ini sebenarnya merupakan hal yang wajar. Bagaimanapun, diperlukan proses yang cukup panjang hingga sebuah usaha membuahkan hasil yang optimal dan dapat dinikmati.


Masalahnya, meskipun kondisi finansial belum mapan, pernikahan tetap nekat dilanjutkan. Ini adalah keputusan yang tidak bijak. Rumah tangga yang baru dibangun tersebut bisa jadi akan sangat rentan karena pasangan harus bergantung pada orang lain dari segi ekonomi.


Perlu disadari, masalah keuangan kerap menjadi penyebab konflik paling besar dalam rumah tangga. Oleh karena itu, pasangan, baik laki-laki dan perempuan terlebih dahulu perlu menyepakati dan mempersiapkan diri secara finansial untuk memenuhi kebutuhan bersama setelah pernikahan berlangsung.




BERSEDIA MENGEJAR MIMPI BERSAMA
Pernikahan yang baik hanya dapat terwujud apabila masing-masing pasangan berusaha keras untuk itu. Keduanya harus berkomitmen untuk mengejar mimpi bersama. Masalahnya, karena usia yang masih muda, kadang kala mimpi yang ingin dikejar belum benar-benar diyakini. Bahkan, ada pula yang ingin mengejar mimpinya sendiri dan mengabaikan pasangan.


Masa muda memang waktunya untuk mengejar cita-cita. Hasilnya pasti akan lebih optimal karena seseorang lebih fokus dan memiliki banyak energi yang bisa dicurahkan untuk mengejar mimpi tersebut. Berbeda ketika sudah menikah, tentu ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memutuskan melakukan suatu keinginan pribadi.


Apabila seseorang belum siap mengorbankan cita-cita diri sendiri untuk mencapai cita-cita bersama dalam keluarga, masalah kerap muncul. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya konflik dan berujung pada perceraian. Banyak pasangan muda akhirnya mencari jasa pengacara perceraian untuk menyelesaikan masalah keluarga yang dihadapi. Salah satunya, pengacara perceraian Tangerang bagi yang berdomisili di daerah tersebut.


Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan untuk menikah dalam usia muda, pikirkanlah secara matang aspek-aspek ini. Apabila telanjur menikah lalu ingin bercerai karena terbentur masalah, sebaiknya berusahalah untuk memperbaiki keadaan terlebih dahulu. 



Ingin mengajukan pertanyaan mengenai hukum keluarga? Jangan sungkan untuk menghubungi kantorpengacara.co melalui telepon +62 812 9797 0522 atau email info@kantorpengacara.co. Kami siap membantu Anda dengan sepenuh hati.

Komentar